Sebuah pohon pisang milik Parsinem (56) warga Padukuhan Blimbing, Kalurahan Girisekar, Kapanewon Panggang, Gunungkidul tumbuh dengan unik. Pisang jenis Ambon Pongo ini memiliki empat tandan yang muncul dari satu pohon.


Pohon pisang ini sudah ditanam sejak beberapa tahun lalu. Pohon ini merupakan generasi ketiga, dan dua indukan sebelumnya berbuah normal dengan satu tanda saja. Barulah pada kali ini muncul dengan empat tandan.


“Yang dua sebelumnya normal, ini ketiga kok muncul empat tandan,” kata parsiyem, Sabtu (27/11/2021). 


Menurutnya, pohon pisang ini ditanam oleh kerabatnya. Benihnya didapat dari pemberian warga di Kapanewon Karangmojo. Saat itu dikatakan pohon tersebut bisa berbuah kembar dan baru terbukti setelah generasi ketiga. 


“Tidak ada firasat semuanya biasa. Pohon itu juga hanya dibiarkan tumbuh di pekarangan,” katanya.


Menurutnya buah pisang Ambon Pongo memiliki nilai ekonomis yang cukup tinggi. Satu tandan dengan jumlah sekitar 10 siswa bisa laku dijual hingga Rp150.000. Apalagi ukuran buah pisang ambon ini lebih besar dari pisang ambon biasanya. 


Hanya saja, dalam buah kali ini tidak sebesar pada buah kedua. Ukruan buah pada tandan utama masih lumayan besar. Sedangkan pada cabang tanda yang lain ukurannya lebih kecil dan hanya sekitar empat sisir saja. 


“Sekarang banyak yang tertarik menanam pohon ini, banyak yang minta benihnya,” katanya.