Kubu Anies-Sandi Protes, Karena Polisi Minta sidang Ahok ditunda

loading...
loading...

OkeBerita.Com - Tim Advokasi dari pasangan calon gubernur dan calon wakil gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Sandiaga Uno mempertanyakan atas adanya surat permintaan penundaan persidangan Basuki Tjahaja Purnama ( Ahok ) oleh Polda Metro Jaya. Sebab, menurut Wakil Ketua Tim Advokasi Anies dan Sandi, Yupen menganggap dalam hal ini, polisi sama sekali tidak memiliki wewenang lagi.

"kepolisian sudah tidak lagi memilik kewenangan atas kasus nya Pak Ahok," kata Yupen saat dihubungi,  Hari Jumat (7/4).

Dalam hal ini, dirinya langsung membanding-bandingkan permintaan penudaan sidang Ahok tersebut dengan permintaan penghentian sementara kasus - kasus yang menjerat Anies Baswedan dan Sandiaga Uno. Sebab, pihaknya dulu pernah meminta untuk menunda kasus tersebut, namun ditolak oleh kepolisian.

"Yang pasti ini adalah dua hal yang sudah terpisah ya, dari kasus Anies dan Sandi dengan kasusnya Pak Ahok. Kalau kasus Anies dan Sandi itu kan domainnya masih ada di kepolisian sedangkan pak Ahok sudah sampai Tahap selanjutnya," katanya.

Lebih lanjut, Yupen pun menegaskan, apa yang diminta oleh Polda metro Jaya tak beralasan. Sebab, kenapa tidak dari dulu saja sidang tersebut ditunda. Namun, Tetapi dirinya juga setuju apabila alasannya itu untuk menjaga keamanan menjelang Pilkada DKI putaran kedua.

"Nah, di sini saya tidak mengerti, kenapa tuntutan itu, kenapa tak dari sidang-sidang sebelumnya. Apa urgensinya tuntutan, sehingga polisi melihat ada reaksi yang berefek. Tapi, pada intinya begini, apapun itu, segala bentuk usaha yang dilakuan dengan tujuan untuk menjaga kondusifitas Pilkada, kami pasti setuju," akhirnya.

Diberitakan beberapa hari yang lalu, Beredar surat dari pihak Polda Metro Jaya kepada Pengadilan Negeri Jakarta Utara. yang Isinya tentang permintaan penundaan sidang agenda tuntutan dalam perkara dugaan penodaan agama oleh calon gubernur nomor urut dua Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

Surat yang di keluarkan tanggal 4 April 2017 itu ditembuskan langsung kepada Ketua Mahkamah Agung RI, Kapolri, Irwasum Polri, Ketua Pengadilan Tinggi DKI Jakarta, serta Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta. Surat itu sendiri ditandatangani langsung Kapolda Metro Jaya, Inspektur Jenderal Polisi M Iriawan.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono menyebut hal ini adalah suatu hal yang wajar dengan pertimbangan untuk keamanan. Polisi juga akan menunda sementara pemeriksaan kepada Anies Baswedan dan Sandiaga Uno hingga pencoblosan usai dan kondisi sudah normal kembali.

"Surat ini merupakan surat yang biasa dan wajar apabila kepolisian mengirim surat berkaitan dengan hal tersebut. Ini di peruntukkan agar persiapan pelaksanaan pencoblosan dapat dilaksanakan dengan lancar,aman dan tertib," kata Kombes Argo saat dikonfirmasi, Hari Kamis (6/4).

Sumber : Merdeka.Com
loading...

0 Response to "Kubu Anies-Sandi Protes, Karena Polisi Minta sidang Ahok ditunda"

Post a Comment