Kuasa Hukum Buni Yani Nilai Tuntutan JPU kepada Ahok akan Lukai Masyarakat

loading...
loading...

OkeBerita.Com - Kuasa hukum nya Buni Yani mempertanyakan keputusan dari Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang memasukkan video hasil unggahan dari kliennya sebagai salah satu bahan dasar yang meringankan untuk menuntut Basuki Tjahaja Purnama ( Ahok ). Kuasa hukum menilai keputusan dari JPU tersebut ngawur.

"Saya tidak dapat mengerti logika ngawur apa yang dipakai oleh JPU ini. Malah menyalahkan orang lain dalam persidangan untuk pembacaan tuntutan kepada orang yang di dakwaannya. Tidak satu pun pihak yang melaporkan Ahok, menjadikan video yang disebar oleh Buni Yani sebagai dasar dari laporan. Semua berdasarkan video yang diunggah oleh Pemprov DKI Jakarta," kata Kuasa Hukum Buni Yani, Aldwin Rahadian dalam keterangan tertulisnya di DKI Jakarta, Hari Jumat (21/4).

Aldwin menilai JPU sangat terlihat tidak profesional dalam memberikan tuntutannya. Menurut dia, hal itu sangat terlihat jelas ketika hendak membacakan tuntutannya namun meminta penundaan dengan alasan belum selesai mengetiknya.

"Kini JPU kembali berulah dengan menyebut nama Buni Yani sebagai sumber dari keresahan," kata Aldwin.

Dia pun mempertanyakan JPU yang menuntut Ahok dengan pidana penjara satu tahun dengan masa percobaan selama dua tahun kepada Ahok. Dengan Tuntutan pidana tersebut dinilainya telah melukai hati masyarakat.

"Kenapa bisa keluar tuntutannya seperti itu, karena JPU sangat tidak profesional. Tuntutannya ini sudah melukai rasa keadilan masyarakat," ujar dia.

Aldwin bahkan menilai keputusan JPU tersebut nantinya akan berimbas kepada kepercayaan masyarakat terhadap JPU. Sebab, melihat tuntutan JPU yang dijatuhkan kepada terdakwa, otomatis  Ahok akan bebas.

"Kalau saya melihat performa JPU seperti ini, jangan salahkan kalau rakyat sudah tidak percaya lagi dengan institusi Kejaksaan, dan jelas akibat dari hal ini bisa mendegradasi marwah lembaga kejaksaan itu sendiri. Jadi rakyat Indonesia jangan heran, kalau tuntutan dari JPU terhadap Ahok cuma 1 tahun penjara dengan masa percobaan selama 2 tahun yang artinya adalah sama saja Ahok Akan tetap bebas karena tidak perlu untuk menghuni penjara. Kenapa bisa keluar tuntutan yang seperti itu, karena JPU sama sekali tidak profesional dalam menjalankan tugasnya. Tuntutan ini sudah melukai rasa keadilan di masyarakat," kata Aldwin.

Lebih lanjut Aldwin menegaskan, akan berusaha sekuat tenaga untuk bisa membebaskan kliennya dari masalah. "Saya dan juga tim advokat akan berjuang sekuat tenaga dan sepenuh hati untuk bisa membebaskan Buni Yani, orang yang selama ini dijadikan kambing hitam atas pelanggaran hukum yang dilakukan oleh Ahok. Kami mohon doa dan dukungannya," pungkasnya.

Sumber : Merdeka.Com
loading...

0 Response to "Kuasa Hukum Buni Yani Nilai Tuntutan JPU kepada Ahok akan Lukai Masyarakat"

Post a Comment