Kuasa Hukum Ahok menilai jaksa ragu-ragu dengan kesalahan Ahok

loading...
loading...

OkeBerita.Com - Jaksa Umum menuntut Tersangka penistaan agama Basuki Tjahaja Purnama ( Ahok ) dengan tuntutan 1 tahun penjara dengan masa percobaan selama dua tahun. Tim Kuasa Hukum Ahok menyebut kan, kliennya tidak perlu masuk penjara dengan adanya tuntutan ini asalkan tidak melakukan tindakan yang serupa lagi.

"Satu tahun dengan masa percobaan selama dua tahun ini harus jelas ya. Artinya Pak Basuki Tjahaja Purnama ( Ahok ) tidak perlu masuk ke penjara. Kalau dalam waktu 2 tahun dia tidak ada putusan pidana dalam perkara lain yang punya kekuatan hukum yang tetap. Artinya tidak akan masuk ke penjara, percobaan saja," kata Penasihat Hukum Basuki Tjahaja Purnama ( Ahok ) I Wayan Sudirto usai persidangan di Jakarta, Hari Kamis (20/4).

Tim Kuasa Hukum Ahok juga menilai kalau Jaksa ragu - ragu dengan kesalahannya Ahok. Untuk kasus yang seperti ini, tak biasanya di tuntut hukumannya percobaan.

Tuntutan yang di berikan adalah percobaan lagi, itu sudah menunjukkan keragu - raguan tentang keyakinan jaksa. Kalau perkara yang seramai ini tuntutannya hanya percobaan, itu sudah pasti jaksa ragu - ragu," kata Wayan Sudarto.

Kubu Ahok menyebutkan tuntutan Ahok juga jadi lebih ringan karena peran Buni Yani yang turut ikut menyebarkan video tersebut. "Harusnya Buni Yani yang harus bertanggung jawab karena memang dia yang telah mengubah - ubah redaksi, menambah - nambah redaksi dialah yang harus bertanggung jawab."

Gubernur DKI Jakarta itu didakwa dengan Pasal 156 KUHP. Yang isinya adalah "Barang siapa di muka umum menyatakan perasaan permusuhan, kebencian dan penghinaan terhadap suatu atau beberapa golongan rakyat Indonesia diancam dengan pidana penjara paling lama empat tahun"

Salah seorang dari JPU mengatakan, kalau Basuki atau yang akrab disapa dengan Ahok itu tidak bisa dituntut menggunakan pasal 156a KUHP tentang penistaan agama dengan tuntutan maksimal 5 tahun penjara. Karena dalam pidato terdakwa yang menyinggung surat Al-Maidah ayat 51 tidak memenuhi unsur niat untuk melakukan penghinaan agama.

Sumber : Merdeka.Com
loading...

0 Response to "Kuasa Hukum Ahok menilai jaksa ragu-ragu dengan kesalahan Ahok"

Post a Comment