Fraksi Gerindra-Demokrat-PKB, Tegaskan Tolak Angket KPK

loading...
loading...

OkeBerita.Com - Usulan hak angket terhadap Komisi pemberantasan korupsi ( KPK ) yang mendesak rekaman BAP Miryam Haryani untuk dibuka akan dibahas dalam rapat paripurna DPR besok. Hingga saat ini, baru ada tiga fraksi yang secara tegas menyatakan untuk menolak hak angket tersebut.

Wacana hak angket tersebut muncul pertama kali dalam rapat Komisi III DPR dengan KPK pada Hari Kamis ( 19/4 ) dini hari. Perdebatan alot pun terjadi karena KPK menolak untuk membuka rekaman BAP Miryam yang menyebut kalau ada enam anggota Komisi III yang menekan Miryam Haryani saat bersaksi dalam kasus E - KTP.

Setelah itu, usulan hak angket dari KPK bergulir. Sesuai syarat, harus ada minimal 25 anggota DPR yang berasal lebih dari satu fraksi yang meneken hak angket. Syarat tercapai dan usulan itu diajukan langsung kepada pimpinan DPR, lalu akan dibacakan di rapat paripurna pada Hari Kamis ( 27/4 ) pagi tadi.

Dari dokumen pengusul, ada 25 anggota DPR dari delapan fraksi berbeda yang telah membubuhkan tanda tangan. Dua fraksi yang tidak ada anggotanya yang tanda tangan adalah Fraksi Demokrat dan Fraksi PKS. Namun, dalam perkembangannya, telah ada fraksi yang menyatakan dengan tegas untuk menolak angket KPK dan akan mencabut tanda tangan, ada pula Fraksi yang membebaskan anggotanya untuk bersikap.

Hingga saat ini, fraksi yang dengan tegas menyampaikan penolakan terhadap hak angket KPK adalah Partai Gerindra, Partai PKB, dan Partai Demokrat. Partai Gerindra menegaskan bahwa KPK tidak boleh diganggu dalam mengusut suatu kasus. Partai PKB menolak angket KPK karena hanya pengadilan yang berhak memerintahkan membuka rekaman BAP. Sedangkan Partai Demokrat diperintahkan SBY untuk menolak angket KPK karena itu bisa melemahkan KPK.

Di sisi lain, ada pula fraksi - fraksi yang memberikan kebebasan pilihan kepada anggotanya. Ada yang meminta anggotanya untuk tidak meneken hak angket KPK, namun tidak akan menghalangi atau memberikan sanksi. Hak angket memang merupakan hak individual dari setiap anggota DPR. Fraksi - fraksi itu adalah Partai PAN, PPP, PDIP, dan Golkar.

Untuk Partai PKS dan NasDem masih belum mengambil keputusan. Sementara itu, Partai Hanura menyatakan mendukung hak angket KPK untuk mengetahui Siapa pelaku yang melakukan penekanan terhadap Miryam yang merupakan kadernya.

Rencananya, akan ada pembahasan hak angket KPK ini akan dibawa ke dalam rapat paripurna DPR pada esok hari, Hari Jumat (28/4), yang merupakan rapat paripurna penutupan masa sidang. Besok tiap - tiap fraksi akan menyampaikan pendapatnya terkait kelanjutan dari hak angket ini.

Sumber : Detik.Com
loading...

1 Response to "Fraksi Gerindra-Demokrat-PKB, Tegaskan Tolak Angket KPK"

  1. Bosan tidak tahu mau mengerjakan apa pada saat santai, ayo segera uji keberuntungan kalian
    hanya di D*EW*A*P*K / pin bb D87604A1
    dengan hanya minimal deposit 10.000 kalian bisa memenangkan uang jutaan rupiah
    dapatkan juga bonus rollingan 0.3% dan refferal 10% :* :*

    ReplyDelete