Anies dan Sandiaga di anggap paling diuntungkan dengan adanya isu SARA

loading...
loading...

OkeBerita.Com - Sempat beredar Spanduk yang berisi kontrak politik penerapan syariah di Jakarta. Dalam spanduk tersebut juga ada terpajang foto cagub dan cawagub Anies Baswedan - Sandiaga Uno. Ada juga beberapa poin yang berisi tulisan bahwa DKI Jakarta nantinya akan menerapkan aturan syariat Islam.

Menanggapi hal ini Wakil Sekjen DPP Partai Gerindra, Andre Rosiade, menepis kabar tentang adanya kontrak politik itu. Dia menegaskan bahwa pasangan nomor urut tiga itu tidak akan menerapkan aturan syariah islam di Jakarta. Bahkan, spanduk terkait hal itu sudah langsung dicopot. "Anies lebih  kedepankan Pancasila dan keberagaman suku beragama di Jakarta," kata Andre, Sabtu (8/4).

Sedangkan di pihak lain bagi Ketua Umum Rumah Gerakan 98, Bernard Haloho, merasa sebelum Pilgub DKI Jakarta dimulai, isu SARA sangat begitu masif. Ini diduga digunakan oleh kelompok tertentu untuk menyerang sosok Basuki Tjahaja Purnama ( Ahok). Terutama supaya warga tidak mendukungnya.

Efek dari isu tersebut, kata dia, juga semakin terasa. Apalagi dengan adanya demo isu SARA. Sehingga tidak menutup kemungkinan dapat menggerus suara Ahok - Djarot di masyarakat. Meski pada akhirnya Ahok - Djarot tetap memenangi dalam putaran pertama. Namun, kondisi seperti ini tetap harus diwaspadai pada putaran kedua mendatang.

Menurut Bernard, isu SARA merupakan salah satu cara yang dianggap paling efektif melawan Ahok-Djarot di putaran kedua. Pola gerakan dan isu sama yang di pakai pada putaran pertama di daur ulang dengan intensitas yang lebih tinggi. dilakukan oleh Kelompok yang relatif sama.

"Gerakan kelompok ini bisa saja mereka tidak memiliki hubungan yang baik secara langsung ataupun secara tidak langsung dengan pasangan Anies dan Sandi," jelas Bernard.

Menurut Bernard, gerakan kelompok penyebar Isu SARA itu menguntungkan Anies dan Sandi. Bila kita kaji lebih strategis, dampak kerugian bukan hanya dimiliki pasangan Ahok dan Djarot, tetapi masyarakat Jakarta secara luas.

"Sikap yang ditunjukkan oleh pasangan Anies dan Sandi untuk meredam, melarang apalagi tegas menyatakan dengan sungguh-sungguh bahwa mereka menentang keras gerakan dari kelompok tersebut yang dapat membahayakan eksistensi bangsa dan negara, tidak pernah terlihat oleh publik masyarakat sikap tersebut dari pasangan Anies dan Sandi," jelasnya.

Maka dari itu, sangat diharapkan pasangan calon nomor urut tiga Anies dan Sandi dapat menunjukkan kepada publik sikap politik toleran dan keragaman bahkan mengutamakan nilai Pancasila. "Pilkada DKI Jakarta memang penting karena sebagai parameter politik nasional. Seharusnya momentum seperti ini digunakan pasangan anies dan sandi untuk menunjukkan ke publik masyarakat sikap politik yang inklusif, toleran, dan keragaman sesuai dengan nilai-nilai Pancasila. Bukan hanya dengan retorika tetapi sungguh nyata dengan sikap dan perbuatannya," terangnya.

Sumber : Merdeka.Com
loading...

0 Response to "Anies dan Sandiaga di anggap paling diuntungkan dengan adanya isu SARA"

Post a Comment