Anies Baswedan Jadi Gubernur, Pengamat : Program RPTRA akan di Hapus

loading...
loading...

OkeBerita.Com - Salah Satu Pengamat perkotaan dari Universitas Trisakti, Nirwono Joga, menilai program ruang publik terpadu ramah anak ( RPTRA ) kemungkinan tidak akan berlanjut jika nanti Anies Baswedan menjadi Gubernur DKI Jakarta. Sebab program itu tidak bisa menjadi solusi pengendalian banjir.

"RPTRA itu kan peninggalan dari Program Pak Ahok (Gubernur Basuki Tjahaja Purnama), jadi kalau nanti gubernur baru ( Anies Baswedan ) sudah mulai menjabat, kemungkinan program itu akan di hilangkan," kata Nirwono Joga dalam acara peringatan Hari Pusaka Dunia di Jakarta, Hari Sabtu, 22 April 2017.

Menurut Pengamat perkotaan dari universitas Trisakti itu, program ruang terbuka hijau ( RTH ) Pak Ahok jauh lebih baik untuk hal pengendalian banjir. Jadi kemungkinan nanti Anies Baswedan bakal lebih memilih Program itu ketimbang untuk melanjutkan program RPTRA. " Program RPTRA itu kan lebih pendekatannya sosial, sedangkan Program Ruang Terbuka Hijau itu pendekatannya lebih kepada pengendalian banjir, jadi lebih penting yang mana?" kata Nirwono Joga.

Selain itu, kata Nirwono Joga, Ruang Terbuka Hijau Juga bisa memiliki fungsi yang sama dengan RPTRA. Hanya saja RTH lebih menyasar ke banyak golongan masyarakat. "Kalau RPTRA itu kan targetnya lebih ke ibu - ibu dan anak - anak, beda dengan Ruang Terbuka Hijau yang lebih mengusung konsep taman. Sehingga semua usia dan golongan masyarakat bisa memanfaatkannya," kata Nirwono.

Pihak Pemerintah DKI Jakarta sendiri berasalan bahwa di bangunnya RPTRA ditujukan untuk memberikan ruang terbuka bagi publik di kawasan yang padat penduduk. Namun Nirwono menilai fungsi RPTRA tersebut juga tetap ada jika pemerintah DKI Jakarta lebih memilih untuk membangun Ruang Terbuka Hijau. "Di taman pun semua golongan masyarakat kan tetap bisa melakukan aktivitas publik," ucapnya.

Nirwono juga mengkritik kurangnya perhatian dari pemerintah DKI Jakarta selama ini terhadap pemberdayaan Ruang Terbuka Hijau dan taman yang ada di Jakarta. "Pemerintah DKI Jakarta tidak mendorong masyarakat untuk dapat memanfaatkan taman secara maksimal," ucapnya.

Sumber : Tempo.Co
loading...

2 Responses to "Anies Baswedan Jadi Gubernur, Pengamat : Program RPTRA akan di Hapus"

  1. Gabung yuk di F*a*n*s*B*E*T*T*I*N*G
    Ini pin bbmnya 5ee80afe :D

    ReplyDelete

  2. AJO_QQ poker
    kami dari agen poker terpercaya dan terbaik di tahun ini

    Deposit dan Withdraw hanya 15.000 anda sudah dapat bermain
    di sini kami menyediakan 7 permainan dalam 1 aplikasi
    - play aduQ
    - bandar poker
    - play bandarQ
    - capsa sunsun
    - play domino
    - play poker
    - sakong
    di sini tempat nya Player Vs Player ( 100% No Robot) Anda Menang berapapun Kami Bayar tanpa Maksimal Withdraw dan Tidak ada batas maksimal
    withdraw dalam 1 hari.Bisa bermain di Android dan IOS,Sistem pembagian Kartu menggunakan teknologi yang mutakhir dengan sistem Random
    Permanent (acak) | pin bb : 58cd292c

    ReplyDelete