Ahok : Tidak ada niat untuk menistakan Agama, Saya hanya ingin rakyat Kepulauan Seribu Sejahtera

loading...
loading...

OkeBerita.Com - Gubernur DKI Jakarta nonaktif Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang merupakan terdakwa dari kasus penodaan agama menegaskan dirinya tidak menistakan Agama di dalam pidatonya tetapi dirinya hanya menyampaikan Pidato perihal Program untuk masyarakat yang ada di kepulauan seribu dengan tujuan menguntungkan para Nelayan.

"di kepulauan seribu kan cerita untuk memberikan semangat kepada para nelayan, Tidak ada maksud sedikit pun untuk menistai Agama, bagaimana bisa saya menyesali program yang saya bawakan dengan tujuan untuk mensejahterakan rakyat di kepulauan seribu, kenapa harus menyesal,"kata ahok saat di periksa sebagai terdakwa dari kasusnya, di dalam sidang lanjutan ke-17 di auditorium kementan, Ragunan, Jakarta Selatan, hari Selasa (4/4).

Penegasan itu disampaikan oleh Ahok saat saat jaksa Penuntut umum memberikannya pertanyaan tentang wawancara dengan reporter stasiun televisi Al - jazeera, Jaksa umum Menanyakan kepada Ahok soal tidak menyesal, atas pidatonya dalam wawacara dengan stasiun televisi tersebut.

Dalam persidangan lanjutan itu Ahok Mengaku menyebut surat Al-Maidah 51 sewaktu berada di kepulauan seribu pada tanggal 27 September 2016 karena ia teringat akan pengalamannya maju dalam pilkada bangka belitung, ia mengaku ingat kepada seorang ibu yang secara terang-terangan tidak akan memilih dirinya.

ingatnya Ahok akan kejadian itu saat ia menyampaikan program budidaya ikan yang tidak di tanggapi oleh seorang pun warga disana, karena itu ia menegaskan kalau program budidaya ikan ini adalah program yang akan terus berjalan dan tidak terkait dengan masa jabatannya sebagai Gubernur DKI Jakarta.

"sudah saya jelaskan, waktu itu ngga ada yang salah. Saya lagi omong program,  terus saya lihat ketulusan beliau, semua jenis bisnis hasilnya 80-20. Bisnis apa pun itu tetapi tidak ada respons sama sekali ibu ini," kata Ahok.

"Jadi Saya pikir-pikir ini pasti soal keyakinan, saya menghargai, tapi kalau ibu punya keyakinan seperti itu ya tidak apa-apa," imbuh Ahok.

Lewat program budidaya ikan , Ahok dalam persidangannya yang ke 17 itu mengaku niatnya ingin kesejahteraan para nelayan di Kepulauan Seribu meningkat. dengan Cara, dengan pemberian bantuan keramba.

"Sistem yang lama itu akan kami bikin kelompok,  terus bikin koperasi juga, nanti bagi hasil bagi rata saja. Modal langsung bagi rata ke anggota, saya bilang nggak mau, saya mau 80-20 itu per orang. Yang kedua, jadi kesalahan pemerintah yang dulu itu tidak kami gunakan lagi, cara pemerintah yang dulu itu misalnya kalau Pak Moko kan berhasil panen pasti tahun depan (berikutnya) Pak Moko tidak akan dapat bantuan lagi karena sudah berhasil 2016 dan tidak dapat modal lagi. Prinsip saya terbalik, kalau Pak Moko berhasil keramba 5  nanti akan ditambah lagi keramba 5, dan kalau Pak Mansyur berhasil 2 tambah 2, yang gagal kerambanya nanti akan diambil dan dipindahi ke yang berhasil," ujar Ahok.

Sumber : Beraninews.Com
loading...

0 Response to "Ahok : Tidak ada niat untuk menistakan Agama, Saya hanya ingin rakyat Kepulauan Seribu Sejahtera"

Post a Comment