Saksi : Pak Ahok Mengutip Al-maidah Bukan untuk Di Hina Tetapi buat menceritakan Pengalamannya dulu

loading...
loading...

OkeBerita.Com - Salah satu saksi yang dihadirkan dalam persidangan ke-16 Penodaan Agama adalah seorang Ahli Psikolog sosial Risa Permana Deli , Risa menilai apa yang telah di lakukan Oleh Terdakwa Basuki Tjahja Purnama ( Ahok ) adalah dalam konteks menceritakan Pengalaman Pribadinya, Ketika Menjadi Calon Gubernur Pilkada 2007 Di Bangka Belitung.

"Sebagai seorang peneliti saya punya pertanyaan, kenapa Pak Ahok bisa merujuk kepada Al-Maidah, pertama dia bukan seorang muslim, kemudian yang kedua kenapa dia mengaitkan dengan pilkada , saya ada membacanya bagaimana pak ahok merujuk surat Al-maidah," tutur Risa dalam Persidangan yang sedang berlangsung di Auditorium Kementerian Pertanian, Jaksel,(29/3).

Pernyataan Ahok dalam Mengutip Surat Al-maidah 51 buat menceritakan pengalamannya yang tidak mengenakkan , begitu peinlaian dari Laboratorium Psikologi Eropa dan Direktur pusat kajian Representasi Sosial.

'Untuk Memojokkan Pak Ahok dipakailah Surat Al-Maidah,begitu dia mengatakan Al-maidah Macam-macam itu di dalam pidato, Sebetulnya Pak Ahok Sedang Mengeluarkan Kembali Pengalaman dia yang tak mengenakkan itu di Kepulauan seribu, Kata Risa.

Ini Adalah Hal yang wajar karena masih dalam konteks menceritakan pengalaman pribadi, Seandainya pengalaman pak ahok Di pojokkan bukan dengan Surat Al-Maidah Tetapi Dengan Lagu bengawan Solo, Saya yakin Sekali pasti Pak Ahok Sewaktu di kepulauan seribu akan mengatakan jangan mau di bodohi pakai lagu bengawan solo," ujarnya.

Ahok yang di jerat dengan pasal alternatif yakni pasak 156a dengan ancaman 5 tahun penjara dan pasal 156 KUHP dengan ancaman 4 tahun penjara.

barang siapa yang sengaja menyatakan perasaan permusuhan , kebencian dan penghinaan terhadap satu atau beberapa golongan di depan khalayak ramai akan di ancam pidana penjara paling lama 5 tahun, Begitulah Bunyi pasal 156KUHP

Arti Perkataan golongan dalam pasal ini dan  juga pasal berikutnya berarti setiap bagian dari rakyat indonesia yang berbeda dengan satu atau beberapa bagian lainnya karena ras, agama , negeri asal , tempat asal , keturunan , kebangsaan ataupun kedudukan menurut hukum tata negara.

Sedangkan menurut pasal 156a KUHP , Pidana penjara selama-lamanya 5 tahun di kenakan kepada siapa saja yang sengaja di muka umum mengeluarkan perasaan ataupun melakukan perbuatan yang pada pokoknya bersifat permusuhan, penyalahgunaan atau penodaan terhadap suatu agama yang di anut di indonesia.

Sumber : http://www.suara.com/news/2017/03/29/150718/ahli-ahok-kutip-al-maidah-buat-ceritkan-pengalaman-tak-enak
loading...

1 Response to "Saksi : Pak Ahok Mengutip Al-maidah Bukan untuk Di Hina Tetapi buat menceritakan Pengalamannya dulu"

  1. mari coba keberuntungannya disini F*a*n*s*B*E*T*T*I*N*G
    Kontak bbm 5EE80AFE :D

    ReplyDelete