Fadli Zon : Penguasa Tertinggi Bisa Lakukan Kecurangan Di Pilkada

loading...
loading...

OkeBerita.Com - Naiknya Tensi politik di jakarta , Konsolidasi putaran kedua pada Pilkada DKI Jakarta yang terjadi kubu pasangan calon (Paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Nomor urut Tiga, Anies Baswedan dan Sandiaga Uno kembali digelar.
Kali ini, tim pemenangan Anies dan Sandi langsung bertemu dengan Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto beserta jajarannya.

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra yang juga merupakan Wakil Ketua DPR , Fadli Zon yang Juga hadir dalam konsolidasi Tersebut mengungkapkan jika Tim Pemenangan Anies dan Sandi kini tengah menyusun banyak strategi untuk memenangkan Paslon nomor urut tiga itu dalam putaran kedua Pilkada DKI Jakarta mendatang.

Salah satunya adalah untuk mencegah kecurangan seperti yang terjadi pada putaran pertama Pilkada DKI Jakarta.

"Ini tuh (Pilkada DKI Jakarta) suara rakyat, yang menentukannya (pemimpin) adalah rakyat di TPS. Kita tidak mau dicurangi seperti yang kemarin lagi (putaran pertama) itu curangnya sungguh luar biasa, diapartemen dan juga diperumahan tertentu ada yang surat undangannya dibeli. ada laporan yang kita terima," ungkap nya usai pertemuan konsolidasi dikediaman Prabowo, Jalan Kertanegara, Kebayoran Baru, Jaksel,Jumat (10/3) malam.
Kecurangan yang disangkakannya dilakukan oleh pemerintah itu sengaja dilakukan untuk menjegal Anies dan Sandi mendapatkan suara.

Dirinya itu sangat yakin atas hal tersebut, walau dia tidak dapat membuktikannya secara langsung.
"Iya ada banyak (oknum pemerintah), oknum penguasa kan kelihatan juga. Itu (kecurangan) ada terasa tapi sulit dibuktikan. Tapi itu jelas sekali kok ada dari penguasa yang tertinggi. Ya penguasa tertinggi pikir aja kira-kira siapa? Itu pendapat saya," ungkapnya.

Walaupun berat, lanjutnya, perjuangan untuk menciptakan suasana demokrasi yang jujur dan juga adil harus terus  kita perjuangkan.

Dia pun mengatakan kalau para Para aparat negara dari Polri , Badan intelejen Negara Serta KPUD dan Bawaslu harus bersikap netral pada putara ke-2 nanti jangan ada lagi berpihak kepada paslon tertentu seperti putaran pertama.

"Demokrasi itu harus jujur dan adil, tidak boleh ada upaya melakukan kecurangan untuk berpihak. Aparat keamanan juga demikian, saya kira semua aparat keamanan tidak ada yang boleh berpihak apa itu Polri ataupun BIN. Jadi harus bisa menjadi aparatur yang neutral, begitu juga dengan KPUD dan Bawaslu," tutupnya.
loading...

2 Responses to "Fadli Zon : Penguasa Tertinggi Bisa Lakukan Kecurangan Di Pilkada"

  1. mari coba keberuntungannya disini F*a*n*s*B*E*T*T*I*N*G
    Kontak bbm 5EE80AFE :D

    ReplyDelete
  2. AJO_QQ poker
    kami dari agen poker terpercaya dan terbaik di tahun ini

    Deposit dan Withdraw hanya 15.000 anda sudah dapat bermain
    di sini kami menyediakan 7 permainan dalam 1 aplikasi
    - play aduQ
    - bandar poker
    - play bandarQ
    - capsa sunsun
    - play domino
    - play poker
    - sakong
    di sini tempat nya Player Vs Player ( 100% No Robot) Anda Menang berapapun Kami Bayar tanpa Maksimal Withdraw dan Tidak ada batas maksimal
    withdraw dalam 1 hari.Bisa bermain di Android dan IOS,Sistem pembagian Kartu menggunakan teknologi yang mutakhir dengan sistem Random
    Permanent (acak) | pin bb : 58cd292c

    ReplyDelete